Menggenggam Prestasi Dengan Sandang
Jas Hijauku
“Jadilah Mahasiswa 3B, berprestasi;
berorganisasi; dan berbudi pekerti” (Dr. Rahmat Hariyadi,
M.Pd. ,Rektor IAIN Salatiga).
Pagi
itu pukul 09.00 WIB, kami seluruh Mahasiswa dan Mahasiswi IAIN Salatiga yang
turut serta aktif dalam lingkup UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa)
berbondong-bondong menuju tempat agung nan kebanggaan, Auditorium Aula kampus I
IAIN Salatiga. Tak henti-hentinya rasa deg-deg
an pun mengiringi cerahnya pagi hari itu. Serentak Kami pun mengikuti acara
yang disebut “Pelantikan Pengurus SEMA,
DEMA, UKM IAIN Salatiga” tepat pada tanggal 14 Maret 2016 dengan serta
merta berjubel almamater Jas Hijau
kebanggaan kami. Suara riuh menggema seisi ruangan tersebut. Mulai dari manual
acara pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars IAIN yang kemudian
disusul sambutan-sambutan serta puncak acara, prosesi pelantikan 2016. Pelantikan
tersebut dipimpin oleh Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd., ditemani oleh pejabat-pejabat
bawahannya, seperti dekan; wakil dekan; ketua bidang kemahasiswaan dan dengan
tanpa melupakan para dosen-dosen pembimbing per-UKM pun turut menyaksikan ikrar
janji suci kami.
Tak
kalah pentingnya semangat bagi kami ketika mendengar sayup-sayup suara bijak
dari tokoh yang sangat dihormati seluruh warga kampus. Tak lain tak bukan
adalah Bapak Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd.
“Hidup adalah untuk membuat sejarah,
yang mana dari rentetan sejarah itu dimulai dari garis panjang. Tentunya garis
panjang tersebut harus berawal dari titik-titik yang nantinya akan terbentang
lurus dan barulah berwujud hasil”.
Hakikatnya,
kita hidup tak hanya menopang dagu, duduk bersandar manis apalagi tidur dan
makan saja. Jika kita ingin hidup bahagia, mulailah dari titik-titik perjuangan
kemudian bentuklah garis panjang kesabaran untuk mencapai kesuksesan. Setelah
itu tinggalkanlah sebuah sejarah elokmu untuk negaramu. Maka dari itu
berorganisasilah!
Sebagai mahasiswa aktivis sejati,
maka mereka tahu kapan harus kuliah dan kapan harus jadi aktivis,
berorganisasi. Berorganisasi mengajarkan kita berbagai banyak hal. Karena
berorganisasi merupakan wujud nyata dari kehidupan kelak yang akan datang
ketika berbaur dengan masyarakat.
“Urgensi dalam berorganisasi itu sendiri ada 5 (lima)”,
kata beliau melanjutkan sepatah kata nasihat untuk anak-anaknya.
1. Berlatih kepemimpinan
Organisasi
merupakan seni yang mana nantinya akan mempengaruhi orang lain dalam hal
kebajikan. Yaitu mengamalkan hadits yang sudah tak asing lagi di telinga kita “amar ma’ruf nahi munkar” . Dimulai dari
memimpin diri sendiri kemudian memimpin orang lain untuk kepentingan umum.
2. Berlatih dalam manajemen waktu
Mahasiswa
aktivis sejati adalah mahasiswa yang berprestasi di dalam akademik maupun non
akademik. Dalam hal ini berarti keduanya berjalan seimbang dan membutuhkan
kedisiplinan untuk me-manage waktu
yang baik.
3. Memperkuat jaringan (networking)
Ciri
orang yang sukses adalah orang yang banyak kawannya.
4. Mengasah kemampuan sosial
Berorganisasi
juga mengajarkan kita untuk besosialisasi dengan baik dengan orang banyak. Selain
berinteraksi, kita juga dituntun untuk berani bertatap muka di depan khayalak
umum.
5. Berlatih mengelola konflik (problem solving)
“Orang yang optimis selalu melihat
peluang dalam masalah bukan melihat masalah dalam peluang”,
tutur Bapak Rektor serentak diikuti tepuk tangan meriah dari para mahasiswa dan
dosen yang hadir setelah menyampaikan kelima tujuan dari berorganisasi.
Sesungguhnya
inilah jalan Kami (seluruh pengurus) yang telah diberi amanat untuk menjadi
seorang pemimpin, yaitu jalan menggenggam prestasi dengan sandang jas hijau
serasi. Semoga J
By: Sekecap_Rasa
(Azizah)
#with_Jas_Hijau
(seluruh Pengurus ITTAQO 2016)
#Devisi_BPH
(Badan Pengurus Harian)
#Devisi Pendidikan
#Devisi Litbangkom
#Devisi Kaderisasi
#Devisi Inventaris







